Dorong Percepatan EBT, Sejumlah Provinsi Rampungkan Rancangan Energi Daerah

Ilustrasi. Tahapan penyusunan Rencana Umum Energi Daerah Provinsi (RUED-P). (Foto: DEN)
Article Inline AD

Jakarta – Dalam rangka mendorong percepatan pengembangan energi baru terbarukan (EBT), sejumlah 34 provinsi telah menyelesaikan rancangan rencana umum energi daerah provinsi (RUED-P). RUED-P sendiri merupakan turunan dari Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang bersifat lintas sektor dan telah ditetapkan pada tahun 2017.

Dalam RUED-P tersebut, setidaknya didapatkan rancangan terkait hasil permodelan energi, narasi kebijakan, dan matrik program atau rencana aksi daerah. Ke depannya, RUED-P akan diresmikan ke dalam bentuk peraturan daerah (Perda).

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Dewan Energi Nasional (DEN) mendukung penuh rancangan RUED yng dibuat oleh sejumlah provinsi tersebut. Sebab, RUED-P sendi merupakan bahasan dalam sidang anggota DEN ke-26 pada Selasa (4/9/2018) lalu di kantor Kementerian ESDM.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DEN Saleh Abdurrahman mengatakan, bentuk dukungan yang dilakukan berupa pembekalan seperti pelatihan, pembuatan pedoman penyusunan dan petunjuk teknis (juknis) RUED-P, workshop regional, dan bimbingan teknis (bimtek) lintas organisasi daerah. Menurutnya, rancangan RUED-P dapat memperkuat dan mendorong percepatan pengembangan energi terbarukan karena merupakan tugas bersama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Pencapaian target bauran EBT sebesar 23% tahun 2025 dan 31% tahun 2050 merupakan tugas bersama baik Pusat dan Daerah. Ini untuk mengurangi ketergantungan energi fosil dan mendorong energi bersih berkelanjutan. Sejalan dengan tren global, energy transition,” ujar Saleh dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Sebagaimana diketahui, Pemerintah telah menargetkan bauran energi dari EBT hingga 23% di tahun 2025 dan sampai semester I 2018, bauran EBT tersebut sudah mencapai 12,71% energi pada beberapa  pembangkit listrik.

Selain itu, ada delapan (8) Pemda Provinsi yang telah siap ke tahap lanjutan untuk pembahasan Rancangan Perda bersama DPRD setempat seperti Provinsi Bengkulu, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku. Setidaknya, rancangan RUED-P diharapkan dapat menggaungkan atau bahkan mewujudkan konsep Desa Mandiri Energi di seluruh wilayah Indonesia sesuai dengan potensi yang dimiliki tiap daerah.(her/ESDM)

Article Bottom AD

LEAVE A REPLY