Obral!, Satu Megawatt Surya Setara Setengah Harga Megawatt Batubara

0
7
Amerika – Energi terbarukan yang bersumber dari tenaga matahari kini turun drastis.  Pada awal kemunculan panel-panel surya di Amerika memang mematok harga selangit.  Namun kini, satu megawatt tenaga surya diklaim setara dengan setengah harga megawatt batubara.  Akankah perusahaan yang masih menggunakan bahan bakar konvesional beralih ke energi bersih ini?.
Sebuah lembaga analisa energi, Lazard Study mengeluarkan pernyataan tersebut dalam sebuah artikel yang dilansir situs electrek.co baru-baru ini.  Ulasan Badan Energi Terbarukan Internasional IRENA tahun 2018 ini pun menunjukkan bahwa produksi energi hijau melampaui tonggak baru dengan telah mempekerjakan 10 juta orang di seluruh dunia.  Lazard Study pun mengklaim bahwa biaya energi terbarukan Amerika terus jatuh ke titik di mana bahan bakar fosil benar-benar kalah secara ekonomis.
“Karena nilai LCOE (Levelized Cost of Energy) untuk teknologi energi alternatif terus menurun, dalam beberapa skenario biaya siklus penuh untuk membangun dan mengoperasikan proyek-proyek berbasis energi terbarukan telah turun pula di bawah biaya operasi sendiri dibandingkan dengan teknologi pembangkitan konvensional seperti batubara atau nuklir.   Ini diharapkan akan mengarah pada penyebaran kapasitas energi alternatif yang sedang dan signifikan. ” tulis pihak Lazard Study.
Lebih lanjut dikatakan, biaya operasi pembangkit tenaga surya turun 56 persen sejak tahun 2009, dan Amerika sejauh ini dalam posisi terbaik di antara negara maju untuk mengeksploitasi ini.  Saat ini, Subpanel Komite Perizinan Rumah Amerika yang bertanggung jawab untuk program-program tengah mengajukan rancangan pendanaan baru yang memotong pendanaan penelitian energi hijau dan meningkatkan pencemaran. Mereka melobi bahan bakar nuklir dan fosil hingga membuat penelitian energi terbarukan dan program efisiensi energi diamputasi sebesar 200 juta dolar.
Yang perlu diperhatikan adalah kenyataan bahwa beberapa pemotongan yang diusulkan Presiden Trump dihilangkan oleh tagihan bipartisan ini.  Saat ini belum ada voting yang dijadwalkan untuk hal tersebut.
Tinjauan tahunan IRENA yang baru telah dikeluarkan dan menjadi sebuah kabar baik berlimpah bagi pasar energi terbarukan di Amerika dan dunia.  Produksi energi hijau sekarang mempekerjakan 10,3 juta orang di seluruh dunia, 500 ribu lowongan pekerjaan pun bertambah pada tahun 2017 lalu, mewakili pertumbuhan 5,7 persen dari sebelumnya.
Sektor ini terkonsentrasi di beberapa negara seperti China, Brasil, Amerika Serikat, India, Jerman dan Jepang tetap menjadi pemberi energi terbarukan terbesar di dunia, mewakili lebih dari 70 persen dari pekerjaan serupa. Sementara semakin banyak negara yang memperoleh manfaat sosio-ekonomi dari energi terbarukan, sebagian besar manufaktur masih berlangsung di beberapa negara. Empat perlima dari semua pekerjaan energi terbarukan pada tahun 2017 berada di Asia.
Tenaga surya adalah sektor yang paling cepat berkembang, yang dapat menghasilkan 94 gigawatt, meningkat 9 persen dari tahun lalu.  Namun, sayangnya jumlah pekerja yang bekerja di produksi tenaga angin menurun sedikit menjadi 1,15 juta. (Liy)
Article Bottom AD

LEAVE A REPLY