Soal Efisiensi Energi, Dirjen EBTKE Buka IEECCE 2018

0
25
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Rida Mulyana resmi membuka acara The 2nd Indonesia Energy Efficiency & Conservation Conference & Exhibition (IEECCE) 2018 di Balai Kartini, Jakarta. (Foto: Herry Priskop)
Article Inline AD

Jakarta – Hari ini, Selasa (18/9/2018), Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana resmi membuka agenda The 2nd Indonesia Energy Efficiency and Conservation Conference & Exhibition (IEECCE) 2018. Konferensi yang digelar oleh Masyarakat Konservasi & Efisiensi Energi Indonesia (MASKEEI) ini dihelat di Balai Kartini, Jakarta pada 18-19 September 2018.

Rida mengatakan, IEECCE 2018 akan menjadi wadah yang tepat untuk perkembangan konservasi dan efisiensi energi karena di dalamnya diramaikan oleh berbagai kalangan. Ia menginginkan agar forum tersebut menjadi tempat untuk berbagi pengalaman dalam percepatan penerapan energi, baik di sektor industri, rumah tangga, maupun transportasi.

“Saya ingin melalui forum ini, saya pikir akan banyak sekali pengalaman experience untuk dibagi, untuk mempercepat penerapan energi. Bisa di industri, di rumah tangga,” ujar Rida Mulyana yang mewakili Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Meski perkembangan konservasi energi belum belum menggeliat, namun ia berharap ke depannya dapat berjalan dengan cepat. “Konservasi atau efisiensi energi adalah something yang harus dilakukan. Karena energi harus bersih dan sustain,” lanjut Rida.

Ia menuturkan bahwa dirinya sangat bangga MASKEEI dapat mengadakan IEECCE 2018. Sebab, apa yang nantinya akan menjadi masukan untuk Pemerintah akan disambut baik.

“Kami open, kami terbuka menerima masukan. Kami bangga MASKEEI mengadakan acara ini. Apa yang nanti akan menjadi masukan dan catatan untuk Pemerintah kami ucapkan terima kasih,” imbuhnya.

Sebagai informasi, IEECCE 2018 didukung oleh Kementerian ESDM dan International Energy Agency (IEA). Konferensi ini mengusung tema Global Energy Transformation: Changing Industries, Building, and Mobility Toward Sustainability. (herry heryanto)

Article Bottom AD

LEAVE A REPLY