TKDN PLTS Bencah Umbai Capai 42 Persen

0
65
PLTS Terpusat Bencah Umbai diproduksi dengan komponen dalam negeri oleh Wika PV dengan tingkat persentase hingga 42 persen. (Foto: priskop.com)
Riau – Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat Bencah Umbai telah memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri sebesar 42 persen. Hal tersebut diungkapkan Direktur Operasional Wijaya Karya Industri Energi, Andi Nugraha saat peresmian PLTS Bencah Umbai.
Andi mengatakan penggarapan proyek PLTS Bencah Umbai telah menggunakan komponen lokal, seperti batere dan solar panel. Namun, Andi juga mengklaim untuk inverter dan sel surya yang terpasang di PLTS Bencah Umbai masih menggunakan produk luar negeri.
“ Kita impor inverter dan cell. Untuk batere dan solar panel kita pakai produk lokal. Jadi kita TKDN sudah 42 persen,” kata Andi disela peresmian PLTS Bencah Umbai, Kamis (5/4/2018).
Selain itu, proses pengerjaan pemotongan cell, penyolderan dan penyambungan kapasitas dikerjakan sendiri oleh PT. Wika Industri Energi. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi biaya produksi.
“Wika ini kebetulan selain kontraktor juga pabrikan modul. Jadi itu bisa mengurangi biaya produksi,” tambah Andi.
Saat ini, pemakaian energi yang dihasilkan PLTS Bencah Umbai dibatasi. Setiap rumah diberi kuota sebesar 600 watt hour. Hal tersebut agar pembagian energi di daerah tersebut dapat adil dan merata.
Sementara itu, Wika juga telah mengerjakan proyek pemasangan 57 ribu Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) di Papua yang rampung pada Maret 2018.
“Dari Kementerian ESDM, Wika telah memasang 57 ribu LTSHE di Papua pada Maret 2018. Anggarannya sekitar 180 miliar. Ini kita lakukan sambil menunggu PLN masuk. jadi pre elektrifikasi,” tambah Andi. (Nan)
Article Bottom AD

LEAVE A REPLY